Latihan rutin baik tari maupun musik merupakan hal yang wajib dilakukan oleh penari maupun pemusik UKM Kesenian Jawa untuk mempelajari dan memahami materi yang telah disusun untuk satu tahun kepengurusan. Selain itu, latihan rutin juga bertujuan untuk meningkatkan kemampuan penari dan pemusik, serta sebagai bentuk pendampingan pengolahan garapan.
Setelah melaksanakan kegiatan Olah Tubuh pada bulan Januari kemarin, UKM Kesenian Jawa melanjutkan agenda kegiatan dengan melaksanakan latihan rutin. Materi pertama yang diberikan untuk latihan rutin adalah tari dan musik kontemporer, yaitu tari dan iringan musik Klasa Gumelar. Klasa Gumelar adalah karya tari dan musik yang dilombakan untuk Pekan Seni Mahasiswa Daerah (Peksimida) 2022 yang kemudian mendapatkan juara pertama sehingga dapat mewakili Jawa Tengah di ajang Pekan Seni Mahasiswa Nasional (Peksiminas) 2022 di Universitas Brawijaya. Karya Klasa Gumelar juga mendapatkan juara pertama di ajang tersebut.
Klasa Gumelar merupakan garapan tari dan musik kontemporer yang terinspirasi dari tikar pandan atau klasa, dimana penggunaan klasa memiliki banyak makna bagi masyarakat Jawa. Selain itu, helai pandan dan anyaman dari klasa tersebut memiliki simbol persatuan dan persaudaraan karena saling terikat satu sama lain.
Karya Klasa Gumelar dipelajari dan direview kembali selama kurang lebih satu bulan bertempat di Sekretariat UKM Kesenian Jawa untuk me-refresh pikiran dan tubuh setelah lumayan lama tidak berproses kembali. Diharapkan dengan mempelajari materi Klasa Gumelar dapat meningkatkan sense kepenarian dan kepemusikan anggota UKM Kesenian Jawa serta dapat terbiasa dengan berbagai macam gerak kontemporer.

